Studium Generale Pascasarjana Tema: Pendidikan Agama Islam Memperkokoh Kepribadian Bangsa di era Revolusi 4.0

  

PALEMBANG, PE – Sekretaris Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Prof Dr Moh Isom, MAg berpendapat, moderasi beragama yang menjadi program keunggulan Kementerian Agama menjadi solusi pencegahan degradasi akhlak di era revolusi 4.0.

Hal ini disampaikan saat menjadi narasumber dalam Studium Generale “Pendidikan Agama Islam Memperkokoh Kepribadian Bangsa di Era Revolusi 4.0” yang diselenggarakan Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Sabtu (12/10).

Studium Generale sendiri dibuka langsung Wakil Rektor III UIN Rafah, DR Rina Antasari MHum, Direktur Pascasarjana Prof DR Duski Ibrahim, Wakil Direktur Pascasarjana Dr. abdurrahmansyah, M. Ag, dan lainnya.

Dia menjelaskan, realitas yang kini dihadapi Bangsa Indonesia sudah memasuki transisi revolusi 4.0 menuju 5.0. Revolusi 5.0 menjadi era yang menekankan pada aspek humanis seperti kejujuran, komitmen, amanah dan lainnya.

“Pendidikan agama Islam melalui Moderasi Beragama sangat dibutuhkan agar tetap berada di jalan tengah di era perkembangan informasi teknologi yang kini makin terkendali. Sebab, kecerdasan buatan yang dimiliki robot tidak akan mampu memiliki sifat-sifat yang dimiliki manusia. Dari sinilah bisa dimasukkan pendidikan agama,” jelasnya. RIS

 
 
X